Masa remaja merupakan masa yang sangat menyenangkan sekaligus rawan, karena di usia remaja perkembangan fisik dan emosi mereka mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Masa puber merupakan masa “pancaroba” yang mendorong mereka untuk mencoba hal-hal baru dan berusaha mencari serta menemukan jati diri mereka. Kondisi keluarga, pergaulan, dan lingkungan akan sangat berpengaruh pada pembentukan sifat dan karakter mereka. Oleh karena itu diperlukan bimbingan, arahan dan pemahaman serta penguasaan ilmu yang cukup, yang dapat dijadikan bekal agar dapat hidup bahagia di dunia dan akhirat.
Kurikulum pendidikan nasional yang hanya mengalokasikan waktu dua jam pelajaran setiap minggunya untuk pelajaran agama dan dengan materi yang terkesan “dipaksakan”, dirasakan kurang efektif dalam upaya membentengi pergaulan bebas remaja yang cenderung mengabaikan norma agama dan masyarakat. Selain itu komposisi pendidikan moral dan pengetahuan umum sangat tidak proporsional, yang mengakibatkan remaja cenderung mempunyai pola pikir yang liberal, sehingga keseimbangan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan kualitas iman dan takwa mutlak diperlukan.
Permasalahan semakin pelik ketika media pendidikan agama bagi remaja khususnya di daerah perkotaan, belum memadai dan belum mampu mengakomodir kebutuhan spiritual mereka. Selain itu fakta dalam masyarakat juga mengindikasikan bahwa banyak sekali adik-adik muslim usia remaja yang masih belum bisa membaca Al-Qur'an, namun masih sangat kurang lembaga yang dapat mendukung kebutuhan tersebut. Oleh karena itu diperlukan suatu media pembelajaran khusus bagi remaja (usia 12–17 tahun/ SMP-SMU).
Di lain pihak permasalahan mengenai program pendidikan Al-Qur'an pasca TPQ/TKQ dipandang perlu, mengingat fakta dalam masyarakat menunjukkan bahwa hasil pendidikan TPQ/TKQ masih banyak kekurangan dalam penguasaan materi Ilmu Qur'an dasar dan materi-materi keislaman lainnya.
Dengan melihat kondisi seperti itu serta dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, TPQ Al Hikam menyelenggarakan program pendidikan pasca TPQ yang diberi nama Madrasah Diniyah . Seiring dengan hal tersebut maka perlu dibentuk organisasi baru untuk menaungi ketiga program pendidikan di atas. Oleh karena itu didirikanlah Al-Hikam Qur‘anic Education Center (ALQEC) sebagai induk dari pendidikan Ulumul Qur'an untuk anak-anak dan remaja.
Unit Pendidikan
Al Hikam Qur‘anic Education Center (ALQEC) adalah induk lembaga pendidikan Al Qur'an usia 4-17 tahun, yang merupakan pengembangan dari TPQ Al Hikam. ALQEC ini mempunyai tiga unit pendidikan yaitu:
- Madrasah Diniyah (MD), yaitu lembaga pendidikan Al Qur'an yang diselenggarakan oleh ALQEC yang merupakan kelanjutan dari TPQ (pasca TPQ), selain itu juga merupakan media pendidikan Al Qur'an bagi anak usia remaja (12-17 tahun).
- Taman Pendidikan Al Qur'an (TPQ), yaitu lembaga pendidikan Al Quran anak usia 7-12 tahun yang diselenggarakan oleh ALQEC.
- Taman Kanak-kanak Al Qur'an (TKQ), yaitu lembaga pendidikan Al Quran anak usia 4-7 tahun yang diselenggarakan oleh ALQEC.
Tujuan
TKQ dan TPQ
- Santri mampu membaca Al Qur'an secara fasih dengan menjiwai dan irama yang sederhana
- Santri mampu menghafal sebagian Juz Amma dan ayat-ayat pilihan
- Santri mampu menulis dan menyalin huruf-huruf Hijaiyah
Madrasah Diniyah
- Santri mampu membaca Al Qur'an secara fasih dengan menjiwai dan irama yang sederhana
- Santri mampu menghafal Juz Amma dan ayat-ayat pilihan
- Santri mampu menterjemahkan Al Qur'an secara lafdziyah
- Santri dapat menguasai dasar-dasar Dinul Islam
- Santri dapat mengerti dan memahami pokok-pokok isi Al Qur'an dan Hadist
- Santri mampu menguasai kaifiyah ibadah amaliah
- Santri mampu menguasai dasar-dasar berbahasa Arab.