Kegiatan belajar mengajar di Pesantren Luhur (Ma'had Aly) Al Hikam Malang dirancang untuk ditempuh selama empat tahun yang terbagi dalam delapan semester. Secara umum dapat dijelaskan bahwa dalam kurun waktu delapan semester tersebut santri Ma'had Aly akan dibekali ilmu dalam tiga kelompok keilmuan, yakni kelompok bahasa yang meliputi Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris dengan bobot kredit sebanyak 66 SKS (45,8%), kelompok metodologi berpikir sebanyak 26 SKS (18%), kelompok strategi dakwah dan pendidikan pesantren sebanyak 18 SKS (12,5%), kelompok wawasan ilmu keislaman tradisional dan kontemporer sebanyak 30 SKS (20,8%), dan tugas akhir sebanyak 4 SKS (2,7%). Dengan demikian, total kredit yang akan ditempuh adalah sebanyak 144 SKS.
KURIKULUM DAN SILABUS
Secara garis besar, kurikulum Pesantren Luhur Al Hikam dibagi menjadi dua bagian yang merupakan satu kesatuan integral, yakni: Intra-curricular dan Extra-curricular.
a. Intra-Curricular
Intra-curricular adalah kegiatan-kegiatan yang dirancang sehubungan dengan target-target capaian tujuan instruksional. Kegiatan ini dihitung berdasarkan bobot dirosah yang bersangkutan, yakni 2 sks mata dirosah sama dengan 120 menit tatap muka, 120 menit tugas terstruktur, 120 menit tugas mandiri. Kegiatan intra-curricular ini menjadi tanggung jawab dari masing-masing pengajar mata dirosah dibantu asistennya (kalau ada). Meskipun demikian, mengingat terbatasnya waktu yang tersedia, kegiatan pengerjaan tugas terstruktur dan tugas mandiri santri Pesantren Luhur akan dilakukan secara integratif.
Kegiatan intra-curricular ini akan dilaksanakan secara demokratis, aktual, kontekstual, dan lebih mengutamakan penggunaan authentic materials. Artinya, kegiatan belajar mengajar akan sangat mengedepankan partisipasi aktif atas pembahasan masalah-masalah sosial-aktual sesuai konteks permasalahan yang ada. Meskipun demikian, design belajar-mengajar ini tetap dalam batas-batas kesopanan dan kepantasan kebebasan mimbar akademik.
b. Extra-curricular
Extra-curricular adalah kegiatan-kegiatan yang sengaja dirancang di luar kegiatan-kegiatan yang dialokasikan untuk kegiatan-kegiatan intra-curricular. Kegiatan ini antara lain berupa: kegiatan olah raga, muhadharah, English Conversation, penyelesaian tugas-tugas, pengayaan wawasan melalui kajian-kajian literatur di perpustakaan, kegiatan-kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, dan juga kegiatan rutin berupa kuliah tamu yang diselenggarakan setiap dua minggu. Dalam kegiatan extra-curricular ini para santri akan didampingi musa'id dan peer-tutors yang dalam kesehariannya akan senantiasa mendampingi para santri dan tinggal bersama mereka di kamar-kamar para santri. Mengingat para musa'id dan peer-tutors ini nantinya berfungsi sebagai pendamping sekaligus teman diskusi para santri (counter-part) terutama dalam melatih kebiasaan muhadatsah dan speaking-nya, serta metodologi berfikir. Untuk memberikan kesempatan yang luas kepada santri untuk berlatih maka komposisi ideal antara musa'id/peer tutors dengan santri adalah 1:10.
Segenap rancangan pola pembelajaran di atas tidak boleh terlepas dari kurikulum yang dirancang. Profil kurikulum yang dirancang tersebut adalah sebagai berikut: