|
Monday, 31 May 2010 23:54 |
|
Page 1 of 3 DASAR PEMIKIRAN
Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang didirikan pada tangggal 17 Ramadhan 1413 H / 21 Maret 1992 M. dibawah Yayasan Al-Hikam yang dipimpin Bapak KH. A Hasyim Muzadi dengan akte notaris No 47/1989- adalah lembaga pendidikan Islam yang berikhtiyar untuk menggabungkan dimensi positif perguruan tinggi dan pesantren, dimana keduanya harus dicapai bersama-sama untuk mewujudkan generasi yang mempunyai penguasaan ilmu pengetahuan dan terknologi serta memiliki kepribadian dan moralitas yang baik.
Pada tataran keilmuan menjadi sangat penting untuk dapat meletakkan nilai tauhid ke dalam wilayah keilmuan yang dikaji mahasiswa sehingga Ilmu pengetahuan dan Teknologi akan memperoleh signifikasi metafisik dan spiritual dari ajaran agama sebaliknya ajaran agama akan mendapatkan signifikasi dan justifikasi secara objektif dalam alur disiplin ilmiah.
Selain itu dalam wilayah sosial kemasyarakatan saat ini nampak semakin nyata terlihat adanya fenomena elitis kelompok terpelajar yang pintar ketika di sekolah tetapi mereka terisolasi oleh ilmu mereka sendiri di tengah-tengah masyarakatnya sehingga mereka menjadi kehilangan kepekaan terhadap lingkungan sosialnya. Dampak dari kenyataan ini adalah semakin jauhnya jarak antara sekolah/ perguruan tinggi dengan kebutuhan dan masalah-masalah riel di masyarakat akhirnya pendidikan seperti berdiri di atas menara gading yang asing dari realita masyarakat dan budayanya.
Disamping itu juga tidak dapat disangkal bahwa produk pendidikan saat ini ditambah dengan budaya pragmatis yang berkembang di masyarakat Indonesia, menjadikan manusia (mahasiswa) bergerak di ruang yang sangat sempit. Ruangan superfisial akan tetapi telah menjadi arus utama dari budaya yang berkembang yakni trend, popularitas dan material. Dari ruang-ruang inilah tolok ukur keberhasilan dan kegagalan dibuat.
Hal inilah yang menjadi salah satu keprihatinan Pesantren Mahasiswa Al Hikam, yang menurut bahasa KH Hasyim Muzadi, “Mahasiswa belajar di fakultas hukum akan tetapi jauh dari realitas keadilan, belajar di fakultas ekonomi tetapi tidak dididik untuk mensejahterakan, fakultas agama tetapi asing dari perilaku agama.”
Melihat fenomena tersebut Pesantren Mahasiswa Al hikam menyelenggarakan pendidikan yang berusaha mengoptimalkan potensi fitrah manusia secara holistik sehingga akan terwujud generasi dengan karakter yang utuh. Sehat secara jasmani, cerdas dalam berfikir, terampil dalam bekerja dan selalu dilandasi oleh nilai-nilai ajaran Islam. Dengan kata lain akan diikhtiarkan terwujudnya santri mahasiswa yang akan mampu berperan secara optimal di masyarakat sesuai dengan keahlian dan bidang ilmunya masing-masing yang saleh secara sosial dan saleh secara ritual
Visi Mewujudkan Pesantren Mahasiswa Al-Hikam sebagai komunitas belajar untuk mengembangkan potensi fitrah insaniah yang mengintegrasikan etika Agama, etika ilmiah dan etika sosial.
Misi Menjadikan Pesantren Mahasiswa Al-Hikam sebagai: • Pusat penempaan moral Agama. • Pusat penumbuhan Budaya Ilmiah. • Pusat pembekalan kecakapan hidup dan tanggung jawab sosial.
Tujuan • Mengantarkan Santri mahasiswa Mahasiswa menjadi sarjana yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi di bidangnya dan memiliki bekal ilmu agama serta berkepribadian luhur (berakhlak mulia) • Mengantarkan Santri mahasiswa Mahasiswa menjadi sarjana yang mampu merelevansikan antara Ilmu Pengetahuan dan tehnologi dengan nilai-nilai Agama. • Mempersiapkan generasi Muslim yang memiliki integritas keilmuan Agama dan Pengetahuan Ilmiah serta memiliki jiwa pengabdian, kepeloporan dan kepemimpinan.
|